Jika anda berniat untuk membangun rumah sendiri, maka akan mempersiapkan segala hal dan itu bisa jadi akan menguras banyak energi. Anda tentu akan menyiapkan desain, material hingga tukang bangunan. Namun terkadang seseorang yang akan membangun rumah lebih memilih upah borongan bangunan agar bisa mengurangi beban persiapan.

Tukang bangunan memang memegang peranan yang sangat penting dalam membangun rumah. Oleh karena itu, agar bangunan yang akan anda bangun bisa berdiri dengan layak diperlukan tukang bangunan yang benar-benar profesional dan kompeten dalam melaksanakan tugasnya agar bisa menghindari pembengkakan biaya membangun rumah.

Tukang bangunan sedang bekerja. Sumber Unsplash

Jika anda mengenali seorang tukang yang benar benar profesional dan bisa diandalkan, sebaiknya anda menggunakan jasa tukang tersebut jika memang diperlukan. Artinya jika saetiap anda memerlukan tukang dan anda memanggil tukang bangunan tersebut maka mereka akan hafal struktur bangunan rumah anda, sehingga mereka akan tahu apa yang seharusnya dilakukan.

Untuk sistem pengupahan tukang ada dua cara uakkni sistem upah harian dan sistem upah borongan bangunan. Anda bisa menggunakaan cara pengupahan yang esuai dengan keinginan anda. Dan tentu saja masing masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Tukang Bangunan Dengan Upah Harian

Sistem upah harian ini adalah pengupahan tukang bangunan yang didasarkan pada berapa lama ia mengerjakan bangunan dari awal sampai akhir. Anda tinggal mengalikan jumlah keberangkatan tukang selama seminggu dikalikan upah perhari. Biasanyaupah harian ini dibayarkan tiap sabtu ketika tukang selesai mengerjalkannya di hari itu. Ada kelebihan dan kekurangan menggunakan sistam upah harian.

Dengan tukang upah harian, anda bisa mengawasi pengerjaannya, shingga akan tahu apakah tukang tersebut pemalas, tidak kompeten atau korupsi waktu dan sebagainya. Namun disisi lain dengan menggunakan jasa tukang upah harian anda harus meluangkan banyak waktu untuk pengawasan.

Sistem pengupahan ini memungkinkan anda cepat mengetahui jika ada proses pengerjaan yang kurang sesuai dengan desain yang anda inginkan, sehingga jika ada kesalahan bisa langsung terdeteksi.

Apabila pekerjaan yang dilakukan tukang harian ini kurang memuaskan, anda bisa menghentikan tukang kapan saja. Akan tetapi hal ini tentu akan memperpanjang proses pengerjaan bangunan karena untukmencari tukang bangunan tidak mudah.

Model tukang bangunan dengan upah harian lebih cocok untuk anda yang menggunakan tenaga tukang yang benar-benar mengenal tukang yang anda gunakan tersebut baik dan dapat dipercaya. Selain itu penggunaan tukang dengan upah harian lebih cocok untuk hanya renovasi rumah, bukan membangun rumah dengan durasi waktu yang lama.

Tukang Bangunan Dengan Upah Borongan

Selain upah harian,anda bisa menggunakan tenaga tukang dengan upah borongan. Sistem upah untuk tukang bangunan borongan juga terbagi lagi ke dalam dua kategori.

Tukang Dengan Upah Borongan Tenaga

Sistem pengupahan ini adalah dengan memberikan upah kerja kepada tukang tersebut dalam artian tukang memborong pekerjaa hanya upah kerjanya saja. Sedangkan untuk material atau bahan bangunannya sudah anda siapkan sendiri.

Untuk menentuka harga borongan bangunan cukup mudah, anda hanya perlu mengalika harga upah per m2 dengan luas bangunan. Sedangkan tukang bangunan membutuhkan beberapa pertimbangan tertentu dalam membandrol upahnya yang dihitung permeter sersegi, di antaranya seperti berikut ini:

1. Lokasi Bangunan

Jika lokasi bangunan tersebut ada di tengah kota, biasanya harganya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan lokasi bangunan di pinggiran kota apalagi di pedesaan. Karena terkadang melakukan pembangunan di tengah kota akan rawan dengan pencurian peralatan tukang, kesulitan dalam menempatkan material dan sebagainya.

Selain itu membangun bangunan di tepi jalan raya dengan kemudahan akses kendaraan mobil pengangkut material tentu akan menjadikan biaya murah dibanding dengan lokasi yang ada kesulitan akses kendaraan roda empat.

2. Tingkat Kesulitan

Desain rumah atau bangunan yang terlalu rumit tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membangunnya. Oleh sebab itu, harga upah akan menyesuaikan dengan tingkat kerumitan rumah tentu hal ini berkaitan dengan desain.

3. Jenis Pekerjaan

Masing-masing jenis item pekerjaan pada bangunan memiliki harga yang berbeda-beda, seperti pengerjaan fondasi tentu berbeda dengan pengerjaan dinding.. Jika ada lebih banyak jenis pekerjaan yang harganya mahal, misalnya pekerjaan cor, maka tentunya akan berpengaruh pada harga keseluruhan upah borongan tersebut.

4. Tingkat Keahlian Tukang Bangunan

Semakin banyak tukang bangunan yang lebih ahli ikut mengerjakan bangunan tersebut, tentu akan membuat harga keseluruhan borongan akan semakin tinggi. Penggunaan lebih banyak tukang bangunan yang ahli, maka kualitas dan kecepatan proses pekerjaan tersebut akan cenderung lebih baik.

Pengupahan Borongan Bangunan

membangun rumah memakai jasa kontraktor
Rencanakan pembangunan rumah dengan menggunakan jasa kontraktor. Sumber Unsplash

Sistem pengupahan yang kedua adalah dengan menerapkan sistem upah borongan bangunan. Dengan sistem ini anda tidak perlu memikirkan berbagai material yang akan anda beli. Dengan sistem ini anda bisa lebih santai. Namun kelemahannya tentu juga ada. Mungkin anda tidak akan puas dengan cara kerjanya, dengan salah satu bahan bangunan yang andapilih dan sebagainya.

Dengan demikian anda hanya perlu mencari pemborong atau penyedia jasa kontraktor bangunan. Nantinya, para mandor dari perusahaan kontraktor itulah yang akan mencari tukang sesuai dengan yang diminta pengguna jasa. Untuk membangun bangunan dengan kualitas terbaik dan bahan material yang bagus, kami merekomendasikan menggunakan jasa kontraktor bangunan daro PT Sinergia Bhakti Persada.


0 Comments

Leave a Reply