Hidup di dunia modern menuntut semuanya serba cepat dan tergesa. Bahkan, banyak orang yang tidak sempat menikmati hidup. Padahal, slow living adalah salah satu cara untuk tetap waras di dunia yang semakin tidak ramah ini. Namun, tenang saja, Anda masih bisa mendapatkan ketenangan yang “mahal” dengan menerapkan gaya interior rustic di dalam rumah.

Rustic tidak hanya menjadi tren desain saja, tetapi bisa menjadi representasi kedekatan antara manusia dengan alam. Sebab, alam selalu jujur dan apa adanya. Maka tak heran jika gaya rustic kerap diasosiasikan dengan rumah kayu yang ada di pedesaan. Meski begitu, gaya ini tetap bisa diterapkan di berbagai tipe hunian.

Interior rustic menawarkan keindahan yang apa adanya dan tidak berlebihan. Sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki kecenderungan “rasa” yang dalam. Nah, melalui artikel ini, kami akan membawa Anda menelisik lebih jauh tentang gaya interior rustic secara lengkap. Yuk, cari tahu!

Makna dan Filosofi Gaya Interior Rustic

Filosofi interior rustic, Sumber: decorilla.com
Filosofi interior rustic, Sumber: decorilla.com

Kata rustic memiliki arti secara harfiah pedesaan. Desain interior rustic juga sangat minim penggunaan material olahan melainkan menggunakan material alami seperti kayu. Kayu yang digunakan masih menampakkan serat yang kasar, bekas usia, hingga retakan alami. Bagi desain rustic, bekas usia bukanlah sebuah kecacatan, melainkan estetika yang mahal harganya.

Filosofi rustic sangat berhubungan erat dengan kejujuran material. Yang mana kayu ditampakkan sebagai kayu, logam dengan karakter aslinya, dan batu sebagai batu.

Pada desain ini tidak ada upaya berlebihan untuk menyamarkan tekstur asli dari material yang digunakan. Tak heran jika rumah dengan gaya rustic memiliki aura berbeda. Pemiliknya selalu ingin pulang dan mendapatkan rasa teduh dari rumah ini.

Ciri Khusus Interior Rustic

Ciri khusus interior rustic, Sumber: hearstapps.com
Ciri khusus interior rustic, Sumber: hearstapps.com

Gaya rustic memiliki satu karakter yang paling kentara yakni adanya kesan hangat dan membumi. Begitu masuk ke ruangan ini, maka akan terasa hawa hangat, ramah, dan tidak berjarak. Hal ini dikarenakan adanya kombinasi palet warna earthy, material alami, dan juga pencahayaan lembut.

Interior rustic ini identik juga dengan kesan aged (tua), tetapi tidak usang. Kesan usia justru dalam memberikan kedalaman visual pada setiap bagian. Misalnya, meja kayu dengan bekas goresan halus yang terasa lebih bernyawa.

Pada desain rustic juga menghindari desain yang terlalu presisi dan garis tajam. Bentuk furniture yang digunakan cenderung sederhana tetapi kokoh dan fungsional. Estetika justru berasal dari fungsi dan material yang digunakan.

Material yang Digunakan pada Interior Rustic

Material yang digunakan dalam interior rustric, Sumber: canadianloghomes.com
Material yang digunakan dalam interior rustric, Sumber: canadianloghomes.com

Material merupakan hal yang sangat penting untuk diterapkan pada gaya rustic. Tanpa pemilihan material yang tepat, maka gaya ini akan kehilangan identitas. Ada beberapa material utama yang bisa digunakan, seperti:

  • Kayu. Ini adalah material paling dominan yang digunakan. Beberapa pilihan jenis kayu yang dapat digunakan meliputi oak, pinus, jati, maupun kayu daur ulang. Kayu sebaiknya diberi finishing minimal atau hanya perlu dilapisi dengan pelindung transparan supaya serat dan warna alaminya tetap terlihat.
  • Batu alam. Bisa dipakai pada area lantai, dinding, dan aksen pada perapian. Batu dengan warna natural dan tekstur kasar dapat memberikan kesan alami dan kokoh.
  • Logam. Dapat berupa besi tempa atau baja yang menggunakan finishing matte. Logam biasanya dipakai pada bagian lampu gantung, furniture, hingga pegangan tangga. Sentuhan logam akan memberikan kontras yang apik pada material organik yang mendominasi.
  • Serat alami. Ini dimanfaatkan sebagai tekstil pada interior rustic. Tekstur kain yang agak kasar akan membuat karakter ruang jadi semakin kaya. Biasanya, bahan yang digunakan seperti katun, linen, kanvas, dan wol.

Biasanya, di rumah rustic juga diberi tanaman anti rayap untuk menghindari serangan rayap secara alami.

Palet Warna Earthy Tone

Warna yang digunakan interior rustic, Sumber: foyr.com
Warna yang digunakan interior rustic, Sumber: foyr.com

Dalam pemilihan warna, desain rustic sangat berkaitan erat dengan warna alam. Beberapa palet warna earthy yang kerap dipilih adalah krem, cokelat kayu, hijau zaitun, abu-abu batu, serta putih hangat. Warna ini dapat memberikan efek psikologis yang menenangkan.

Pastinya, dalam palet warna yang digunakan tidak memadukan warna yang kontras ekstrem atau mencolok. Apabila terdapat aksen warna, maka dapat memakai spektrum alam seperti mustard lembut, terracotta, dan biru pudar.

Dalam gaya interior rustic juga tidak menggunakan warna putih bersih yang modern. Tetapi memakai warna putih hangat. Sehingga tetap menyatu dengan material batu dan kayu, tidak berlawanan.

Pencahayaan Alami

Pencahayaan alami, Sumber: decorilla.com
Pencahayaan alami, Sumber: decorilla.com

Untuk menciptakan suasana rustic yang hangat, pencahayaan harus benar-benar diperhatikan. Pada desain ini, sebaiknya menggunakan cahaya alami yang bisa berasal dari beberapa sumber seperti jendela besar dan pintu kaca yang akan membuat cahaya matahari bisa masuk dengan leluasa, sehingga bisa menonjolkan tekstur alami dari material yang digunakan.

Sedangkan untuk penambahan cahaya buatan bisa menggunakan lampu bercahaya kuning hangat. Jenis lampu yang digunakan dapat berupa kap lampu kain, lampu gantung dari besi, serta lampu bohlam yang terlihat sehingga bisa memperkuat nuansa rustic.

Penutup

Gaya interior rustic sangat mengedepankan material alami dan keindahan apa adanya dari material tersebut. Justru ini yang membuat desain ini layak dipertahankan di dunia yang serba canggih. Sesuatu yang apa adanya justru membuat kita kembali memahami arti keindahan itu sendiri.

Meski begitu, material kayu sangat rentan terhadap serangan rayap dan cuaca yang ekstrem, terutama di Indonesia. Maka dari itu, rumah dengan gaya rustic membutuhkan perawatan ekstra. Salah satunya dengan menyemprotkan anti rayap secara berkala. Tak perlu khawatir, Anda akan mendapatkan solusinya dari jasa anti rayap Jogja Sinergia.

Kami siap untuk memberikan pelayanan terbaik dalam menyemprotkan anti rayap secara menyeluruh di rumah kayu Anda. Dengan pelayanan prima, rumah Anda akan lebih awet dan tahan lama. Untuk itu, segera hubungi Sinergia dengan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!