Pembangunan di berbagai kota di Indonesia semakin pesat. Baik itu bangunan publik yang dibangun oleh pemerintah, bangunan milik swasta ataupun milik individu. Sebagian besar bangunan pada umumnya terbuat dari beton dan kayu.

Selain itu pada saat ini banyak juga bangunan yang sebagian besar menggunakan besi atau baja ringan dengan sedikit beton sebagai fondasi. Seperti garasi bus yang ada pada perusahaan jasa sewa bus di Jogja dan juga perusahaan sewa bus di tempat lain pada umumnya menggunakan bahan utama besi atau baja ringan untuk membangun garasinya.  

Ketahanan Bangunan
Ketahanan bangunan sangat dipengaruhi oleh pemilihan konstruksi bangunan. Sumber pexels

Dalam konstruksi, beton merupakan bahan bangunan yang terbuat dari campuran agregat dan pengikat semen. Pada umumnya beton terdiri dari campuran kerikil, pasir, semen dan air. Kelebihan beton sendiri ialah selain sebagai faktor utama ketahanan bangunan juga mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

Selain itu beton juga memiliki kekuatan dan ketahanan terhadap temperature yang tinggi. Beton memiliki kuat tekan yang tinggi tetapi lemah dalam tariknya. Sehingga bangunan yang terbuat dari beton lebih bertahan lama dibandingkan dengan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Syarat agar ketahanan bangunan sesuai harapan

Untuk masyarakat awam sebenarnya tips merawat bangunan dan juga membangun bangunan secara umum sangat penting. Karena dalam pembuatan bangunan harus memenuhi persyaratan, diantaranya ialah ketahanan bangunan terhadap gempa. Dan itulah. Dan suatu gempa diperkirakan mempunyai periode ulang 500 tahun sekali sehingga probabilitas bangunan mempunyai umur rencana selama 50 tahun sebesar 10%. 

Umur konstruksi bangunan sendiri telah diatur dalam Undang-Undang No. 18 tahun 1999, dan tentunya penyedia juga berkewajiban dan bertanggungjawab melaksanakan pekerjaan sesuai yang disepakati dalam kontrak.

Selain agar bangunan bisa bertahan sesuai dengan harapan, pembangunan yang sesuai dengan petunjuk teknis meminimalisir terjadinya kegagalan dalam proses pembangunan. Sehingga semua pihak akan merasa nyaman dan aman. 

Dalam pasal 25 ayat 2 UU 18/1999, yang dimaksud sebenarnya bukanlah umur konstruksi itu sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab oleh penyedia jasa atas kegagalan bangunan. Umur bangunan konstruksi sendiri bisa lebih lama atau lebih singkat dari 10 tahun, tergantung pada rencana atau jenis konstruksinya.

Tetapi secara umum, umur maksimum bangunan ialah 30 tahun. Sebenarnya sebuah bangunan bisa saja tetap berdiri kokoh hingga 50 tahun, bahkan 100 tahun, tetapi perlu diperhatikan jika sudah menginjak usia 30  tahun. Karena semakin tua bangunan maka tingkat ketahanan bangunan semakin berkurang.

Memang banyak bangunan sejarah yang masih berdiri kokoh meskipun usianya sudah ratusan tahun. Hal tersebut karena bangunan zaman dulu hanya terdiri atas beberapa lantai saja. Sementara bangunan zaman sekarang sebagian besar terdiri lebih dari tiga lantai.

Cara merawat bangunan 

Apabila bangunan telah berusia lebih dari 30 tahun, maka Anda perlu berjaga-jaga agar bangunan Anda tidak rusak atau roboh. Sangat disayangkan jika bangunan benar-benar roboh karena kelalaian dalam mengamati kondisi ketahanan bangunan secara berkala. Apalagi bangunan tersebut bersejarah. Dan tentu saja untuk membangun kembali dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Salah satu cara untuk mempertahankan agar bangunan tidak segera menurun tingkat ketahanan bangunannya ialah dengan penguatan konstruksinya. Untuk penguatan konstruksinya sendiri bisa dilakukan dengan penyuntikan beton. Tapi sebenarnya kita bisa memperpanjang usia ketahanan bangunan dengan memberikan bahan material, proses pembangunan juga konstruksi dengan kualitas terbaik ketika dahulu mulai membangunnya.

Kekokohan sebuah bangunan bisa diketahui dengan peralatan khusus. Dengan cara ini maka bisa diketahui jika ada yang perlu dikuatan konstruksinya maka segera dikuatkan atau jika memang tidak memungkinan segera di robohkan dan diganti dengan bangunan baru. Memang terkadang tidak semua bangunan layak untuk di kuatkan dan diselamatkan. Untuk bangunan yang sudah bena-benar tua lebih baik di ganti dengan bangunan baru. Sehingga tidak ada keterlambatan dalam penyelamatan bangunan.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai umur ketahanan konstruksi bangunan. Jika Anda ingin berkonsultasi atau ingin lebih tau mengenai usia ketahanan bangunan Anda, Anda bisa bekerjasama dengan PT. Sinergia Bhakti Persada. Sebagai perusahaan jasa waterproofing Jogja terdepan, maka kualitas pelayanan akan selalu dikembangkan sehingga pelanggannya semakin puas.

Ketahanan Bangunan
Ketahanan bangunan perlu untuk di pantau secara berkala, karena menyangkut keamanan dari pengguna bangunan. Sumber pexels

Ditambah dengan aksesnya yang mudah, Anda mengunjungi laman website resmi Sinergia. Berbagai jasa tersedia dan Anda bisa berkonsultasi serta bisa membantu Anda dalam membangun rumah idaman. Anda tidak perlu ragu untuk bekerjasama dengan PT. Sinergia Bhakti Persada. Semoga penjelasan di atas bermanfaat. Sekian dan terima kasih.


0 Comments

Leave a Reply