Floor Hardener adalah material bentuk bubuk (powder) yang ditaburkan pada beton basah dan kemudian dilakukan trowel finish, sehingga akan menghasilkan permukan yang lebih keras, tetapi rata dan halus. Floor Hardener berguna untuk meningkatkan kekerasan beton, kemampuan ketahanan abrasi dan meminimalkan debu pada permukaan lantai beton.

Floor Hardener biasa digunakan pada lantai garasi, area parkir, area pergudangan, area pabrik / industri, dan area-area yang membutuhkan lalu lintas. Konsumsi kebutuhan material Floor Hardener disesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang ada dapat diuraikan sebagai berikut :

Pekerjaan Konstruksi Menggunakan Floor Hardener, sumber ig @aksenpm

Pekerjaan Konstruksi Menggunakan Floor Hardener, sumber ig @aksenpm

  1. Untuk kebutuhan lalu lintas tinggi (misal : lantai pabrik yang mennggunakan alat berat) konsumsi 7 kg/m2.
  2. Untuk kebutuhan lalu lintas menengah (misal: lantai area pabrik dan area parkir) konsumsi 5 kg/m2.
  3. Untuk kebutuhan lalu lintas rendah (misal: garasi dan gudang kecil) konsumsi 3 kg/m2.

Floor Hardener bentuk bubuk (powder) harus diaplikasikan pada beton basah, kadang hal tersebut menjadi kendala. Misal area cor beton tersebut mempunyai lalu lintas yang tinggi selama proyek berlangsung, jika langsung diaplikasikan Floor Hardener, maka lantai tersebut akan dilalui lalu lintas kendaraan proyek, padahal idealnya aplikasi Floor Hardener itu pada akhir proyek tersebut.

Demikian ulasan singkat tentang Floor Hardener. Semoga bisa menambah koleksi informasi Anda tentang konstruksi bangunan. Simak ulasan tentang tips dan informasi untuk jasa konstruksi bangunan berkualitas lainnya di halaman sinergia.id.


0 Comments

Leave a Reply