Rumah anti banjir sudah menjadi inovasi yang terus dikembangkan dimana-mana. Dengan cuaca yang ekstrim dan lingkungan yang cenderung bertambah padat, inovasi rumah anti banjir ini memang diperlukan. Terutama bagi penduduk negara-negara padat penduduk seperti di Indonesia.

Hidup di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogja memang banyak tantangan yang harus dihadapi. Selain menuntut setiap orang untuk bekerja dengan cepat dan giat, hal lain yang menjadi tantangan adalah adanya kondisi lingkungan seperti banjir. Banjir yang setiap tahunnya terjadi menjadikan warga kota harus selalu siap siaga.

Sebenarnya adanya banjir disebabkan oleh kita, khususnya pembuangan sampah langsung ke sungai. Sehingga sungai mengalami pendangkalan dan tidak mampu menampung volume air yang semestinya. Juga berbagai macam aktivitas kita lainnya yang terdampak pada lingkungan.

Sebagai solusinya tentu harus diadakan pembersihan sungai, namun langkah tersebut membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Hal lain yang bisa dilakukan yakni membuat rumah anti banjir.

Desain Rumah Anti Banjir, sumber ig theminimalismguy
Desain Rumah Anti Banjir, sumber ig @theminimalismguy

Tips Desain Rumah Anti Banjir

Akhir-akhir ini, intensitas hujan cukup tinggi pada akhir-akhir musim hujan menuju peralihan musim. Dengan intensitas hujan yang tinggi seperti ini, tentu saja siapapun harus bersiap atas kemungkinan yang terjadi. Namun sebisa mungkin mencegah dampak negatif yang terjadi lingkungan. Untuk Anda yang berada di lingkungan yang rawan terkena banjir, berikut ini beberapa tips desain rumah anti banjir untuk Anda.

1. Memilih Desain Rumah Anti Banjir

Saat ini, para perusahaan konstruksi bangunan menyediakan layanan desain rumah sesuai kebutuhan. Termasuk mampu memberikan saran mengenai desain rumah yang diinginkan. Bagi Anda berada di lokasi rawan banjir, pilihlah desain rumah anti banjir, misalnya seperti rumah panggung modern yang saat ini sudah ada di negara-negara Eropa.

Dengan memilih desain rumah anti banjir, setidaknya Anda sudah melakukan pertahanan tahap awal agar tidak terkena dampak banjir. Setelah itu baru bisa beralih pada tahapan berikutnya yaitu pengkondisian lingkungan sekitar rumah agar bisa bertahan dari banjir.

2. Perhatikan Pondasi Rumah

Salah satu hal penting dalam membangun rumah anti banjir adalah memerhatikan pondasinya. Menurut beberapa sumber literatur yang ada, sebagai sebuah syarat bangunan untuk daerah yang rawan banjir, yaitu memiliki ketinggian ideal pada pondasi rumah. Tinggi pondasi rumah berkisar antara 40 hingga 50 cm.

Ketinggian ideal tersebut dimaksudkan agar banjir datang airnya tidak akan masuk ke dalam rumah. Sehingga dapat menyelamatkan diri serta barang – barang yang dimiliki menjadi tetap terjaga. Walaupun kadang kala usaha itu pun perlu didukung dengan kepedulian orang lain untuk menangani banjir yang meresahkan.

3. Jangan Membangun Lebih Rendah dari Badan Jalan

Desain Rumah Anti Banjir, sumber ig emmarosedesignDesain Rumah Anti Banjir, sumber ig emmarosedesign
Desain Rumah Anti Banjir, sumber ig @emmarosedesign

Sepet yang diketahui bahwa air memiliki beberapa sifat, diantaranya adalah sifatnya yang menempati ruang dan bergerak dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah. Kondisi inilah yang perlu diperhatikan sebelum banjir melanda. Usahakanlah bangunan rumah yang dibangun setara atau lebih tinggi dari badan jalan. Hal ini dapat mencegah air banjir untuk masuk ke rumah. Lihat pula saluran air pada sekeliling rumah dan jalanan. Karena saluran air yang lebih tinggi dari rumah bisa masuk ketika banjir datang.

4. Lakukan Pengurukan

Apabila bangun yang dibuat sudah terlanjur lebih rendah dari badan jalan, Maka harus dilakukan pengurukan. Kegiatan pengurukan ini bertujuan untuk memastikan posisi halaman dan carport berada lebih tinggi dari badan jalan. Sehingga dapat menahan air banjir yang akan masuk ke dalam rumah – rumah. Mungkin cara ini adalah cara yang paling sederhana dan mudah dilakukan ketika musim banjir tiba.

5. Membuat Jalur Pembuangan Air yang Tepat

Banjir adalah aliran air dengan intensitas tinggi yang terhambat pada suatu permukaan lingkungan tertentu. Salah satu solusinya agar aliran air dari hujan tidak terhambat dan menjadi banjir adalah dengan membuat jalur sirkulasi air di sekitar lingkungan rumah Anda sehingga banjir bisa mengalir lewat dan tidak terhambat pada lingkungan bangunan rumah Anda. Dengan begitu rumah Anda bisa terhindar dari banjir.

Demikian beberapa tips desain rumah anti banjir untuk Anda. Yang paling penting sebenarnya adalah bagaimana agar lingkungan senantiasa terjaga dan terhindar dari hal-hal yang dapat mencegah kebanjiran. Itulah solusi utamanya. Semoga beberapa tips tadi bermanfaat dan simak ulasan terkait informasi dan tips konstruksi bangunan lainnya di halaman sinergia.id.


Leave a Reply