Memperbaiki Atap Rumah – Atap rumah merupakan perlindungan yang digunakan untuk melindungi dari sinar teriknya matahari dan air hujan.

Saat musim hujan tiba, berbagai masalah biasanya akan muncul di rumah. Salah satu masalah yang paling sering dihadapi adalah atap rumah yang bocor. Atap rumah yang bocor tentu jadi suatu hal yang sangat merepotkan.

Selain membuat air masuk ke dalam rumah, atap bocor juga bisa menyebabkan kerusakan pada furnitur kayu.  Nah, berikut adalah beberapa cara mudah untuk memperbaiki atap rumah yang bocor.

Memperbaiki Atap Rumah

Ilustrasi Memperbaiki Atap Rumah
Ilustrasi Memperbaiki Atap Rumah, Sumber : dekoruma.com

Atap rumah yang bocor tentu menjadi masalah yang amat penting bagi kenyamanan Anda saat di rumah. Apalagi jika Anda tinggal sendiri dan jauh  dari keramaian sehingga dituntut mandiri dalam merawat dan memperbaiki rumah Anda.  Berikut ini beberapa cara memperbaiki atap rumah yang bocor.

1. Memilih Water Proofing

Cuaca menjadi salah satu faktor penyebab atap rumah Anda bocor. Terlebih jika sudah masuk musim penghujan dan berangin.  Beberapa penyebab struktur bangunan mengalami kebocoran (selain faktor cuaca) di antaranya ialah beban yang berlebihan dan penyusutan daya tahan.

Bagi rumah Anda yang memiliki atap rumah dari dak beton maka pakailah waterproofing coating.  Setelah beton dicor dan telah mengalami proses penggenangan air selama 7 hari lalu dilakukan waterproofing coating. Dengan waterproofing coating maka pori-pori dalam struktur bangunan akan semakin mengecil dan kedap akan air.

2. Mengatur Posisi Genteng

Atap yang bocor bisa saja karena posisi genteng rumah yang tidak benar. Untuk mengatasi genteng yang melorot, Anda bisa memasang paku pada reng yang terletak di bawahnya. Paku ini bisa mengganjal genteng agar tidak melorot ke bawah. 

Pastikan pula kemiringan atap berada pada kemiringan 30-40 derajat untuk genteng keramik. Untuk asbesnya paling tidak butuh 15 derajat dan pastikan mengganti genteng yang sudah retak. Bersihkan pula atap dari kotoran endapan pasir dan lumut agar tidak mudah membuat genteng Anda retak.

3. Memasang Plastik Di Bawah Atap

Sebelum memasang  atap, Anda bisa melapisi bagian bawahnya dengan plastik. Setelah memasang kayu pondasi, barulah dilanjutkan dengan plastik baru dipasang atapnya. Plastik ini bisa melindungi tetesan air hujan atau sampah yang masuk pada celah-celah sempit. Cara ini sudah sering dilakukan pada perumahan di daerah pedesaan.

4. Membersihkan Talang Air

Ilustrasi Membersihkan Talang Air
Ilustrasi Membersihkan Talang Air, Sumber : rukita.com

Talang air yang kotor juga bisa memicu kebocoran diatap rumah. Talang air bisa saja kotor  karena daun-daun yang meranggas. Untuk itu, Anda perlu membersihkan bagian talang air ini secara rutin dan jangan sampai menumpuk sampah daun kering.

Bersihkan sampah pada aliran air sehingga tidak menghambat air hujan yang mengalir pada atap rumah.  Tak jarang loteng juga mengalami kepanasan sehingga membuat beberapa rongga pada bagian bawah genteng. Anda perlu menggunakan bahan insulasi dan pemasangan turbin sehingga membuat ventilasi silang.  Ventilasi yang cukup akan membuat loteng tidak terlalu panas.

5. Memperbaiki Pipa Saluran Air

Jika kebocoran atap rumah Anda terjadi karena pipa saluran air yang bocor, maka lakukan perbaikan segera. Saluran pipa air yang rusak akan mengganggu aliran air hujan dan mulai mengkikis bagian atap Anda jika dibiarkan begitu saja. Saluran pembuangan yang rusak akan menghambat sampah yang mestinya dibuang di atap rumah Anda. Talang yang sudah keropos dan pipa yang pecah perlu diganti dengan pipa yang baru.

6. Menggunakan Cat Waterproof

Berkat kecanggihan teknologi kini ada pula cat anti air yang bisa membantu melindungi rumah Anda secara maksimal. Lapisi bagian atap rumah Anda dengan cat anti air sehingga aman saat musim hujan datang. 

Jangan hanya atap rumah namun juga bagian dinding rumah agar tidak mudah terkena rembesan air yang juga membantu pelapukan pada dinding rumah Anda. Cat anti air ini juga bisa melindungi dinding rumah Anda dari jamur dan kuat lebih lama dibanding cat biasa.

Jenis Bahan dan Bentuk Atap

Ilustrasi Jenis Bahan Atap Alami
Ilustrasi Jenis Bahan Atap Alami, Sumber : Archify

Sebagai salah satu bagian utama sebuah rumah, atap memiliki peran sangat penting. Atap mengamankan penghuninya dari cuaca seperti hujan, panas, dan sebagainya.

Pada mulanya atap di rumah tradisional Indonesia dibuat dari bahan-bahan alami termasuk rumbia, ijuk, jerami, dan sebagainya. Perkembangan zaman dan meningkatnya standar kenyamanan manusia membuka jalan bagi perkembangan jenis atap baru non-organik yang lebih kokoh dan awet.

Menurut teksturnya, ada genteng bergelombang dan ada pula yang flat. Tipe genteng milenium, misalnya, memiliki penampilan datar dengan warna futuristik yang cocok untuk rumah modern yang bergaya minimalis.

Meski genteng metal lebih ekonomis dan ringan, yang perlu diperhatikan adalah kemampuan menghantarkan panas yang tinggi. Bila langit-langit rumah tidak diberi ruang kosong atau plafon, rumah yang dinaungi genteng metal cenderung terasa lebih panas.

Selain berbagai tipe genteng tersebut, masih ada pula berbagai tipe genteng lain yang menarik, seperti genteng PVC, dan solar tileSolar tile adalah genteng surya, fungsinya sebagai genteng sekaligus sebagai sumber pembangkit listrik tenaga surya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa cara memperbaiki atap rumah yang bocor. Tentu dengan memperbaiki atap yang bocor tersebut, Anda akan semakin nyaman tinggal di rumah Anda. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Simak artikel bermanfaat lainnya di sini.


0 Comments

Leave a Reply